setiamu

Posted: 15 Oktober 2011 in Tak Berkategori

…akupun mencari di sela sela sparingan pipa conduit…..apa itu setiamu……ujud cinta….
inilah proses yang mesti kujalani..

..padjajaran suites hotel projec,15 -10-2011

Aku mengenalmu di paruh waktu kecilku….aku tak menghubungimu…ataupun memasang foto artis hollywod bahkan aktor ketanpanan yang bisa memalsukan identitasku….kamu yang meneponku itu yang jelas…..yang kau harus camkan di ingattanmu, agar tak menjadi seperti aku yang kau anggap lupa ingatan….masih jelas tanggal dan harinya ketika berpura salah sambung yang engkau lakukan…..ingat itu teman?

Retensi masa dan waktu yang berjalan….berubah menjadi akad ataupun apa itu namanya…hingga sering telepon ini tak berhenti hingga pagi menjelang…..mulai dari alpa hingga zero dan terus berjalan dari pagimu,kamarmandimu,kontrakanmu,ataupun kerjaanmu…masih ingat engkau?

Sepenggal cerita tentang sahabatmu yang juga sahabatku  hingga meninggalkan kebencian besarpun telah engkau beberkan…aku tak tau itu benar atau salah..yang akirnya akupun seolah memiliki dirimu sepenuhnya hingga menorehkan dendam duka dan ancaman untuk (yang sekarang menjadi bekas ) sahabat ku…….dan bekas sahabatmu juga….

Aku tak tau…karna aku memang telah merasa bodoh sebelumnya…..tapi aku tak melakukan akad dengan mulutku dan hatiku sebagai kamuflase…maaf..karna sebenarnya aku telah sering di bodohi dengan perasaan seperti itu..padahal mereka tak sadar kalo sebenarnya aku lebih pandai untuk membohongi perasaan  seperti yang kau lakukan kepadaku….

Apapun slogan  dan yel yang masih teringang jelas di telingaku….omdo….no body perfect….. dan jutaan kalimat masih jelas aku save di memori external pikiranku…

Berlaku adil atas perasaan orang lain adalah yang mesti aku lakukan….aku tak tau ini bagian dari balas dendam terhadap sahabatku(yang sekarang menjadi bekas sahabat)..atau apapun itu namanya..aku telah IKLAS pada awal aku menerima telp darimu…itu yang tidak kamu tau….

Aku telah melapangkan niat yang katanya baik…menjadi sahabat…tapi tak sadarkah aku yang berpura ego itu menarik pikiran mu untuk juga memikirkan perasaan orang lain?….

OMDO….satu kata yang bagi orang di sekitarku sangat tidak pas meski aku mentahkan….

Dan aku datang …Tanpa menyentuhmu! kau tau itu?…aku menghargai mulutku…dan peduli setan dengan apa rayuan mautmu waktu lampau…..

Aku memang tak pernah  selalu mengenakan peci…..tapi jika tak bisa lebih menjaga diri sendiri..bagiku bulsyit dan omong kosong…sekedar pencintraan kepada tuhan tanpa  perilaku nyata….

Aku memang bodoh…sok kecakepan….pemalsuan identitas…..sakit jiwa…..tapi bisakah kita menarik pikiran ..kenapa?…kenapa kamu mesti berkata seperti tak layaknya sesuatu yang kau torehkan menjadi jauh dari sempurna ?

Why?…..impas kan?….kamu merasa sangat rugikah?

Aku memandang kamu Bijak dan lembut hatinya…tapi kau menampakkan sesuatu yang keras…dengan polesan vulgar dan tanpa tata krama…..pantas kah apa yang kau tulis adalah buah dari pikiran baik mu?

Aku tidak pernah mengumbar perasaanku….bahkan akupun belum pernah berucap cinta kepadamu!..ingat itu…bukan sebuah mimpi teman…hanya senggau dan batuk kecil di sebenarnya dunia indah  yang aku miliki…TEMAN!

Jadi tak merasa rugi sedikitpun atas waktu yang terlewat……terimakasih..sebuah epilog pembelajaran bagiku…..

jakrta,april 2011  kutuliskan di saat aku merasa sangat prihatin atas sikap dan karaktermu



Hanya Ingin Kau Tahu   //  republik

Ku telah miliki

Rasa indahnya perihku

Rasa hancurnya harapku

Kau lepas cintaku

 

Rasakan abadi

Sekalipun kau mengerti

Sekalipun kau pahami

Ku pikir ku salah mengertimu

Aku hanya ingin kau tahu

Besarnya cintaku

Tingginya khayalku bersamamu

Tuk lalui waktu yang tersisa kini

Di setiap hariku

Di sisa akhir nafas hidupku

Walaupun semua hanya ada dalam mimpiku

Hanya ada dalam anganku

Melewati hidup

Rasakan abadi

Sekalipun kau mengerti

Sekalipun kau pahami

Ku pikir ku salah mengertimu

Aku hanya ingin kau tahu

Besarnya cintaku

Tingginya khayalku bersamamu

Tuk lalui waktu yang tersisa kini

Di setiap hariku

Di sisa akhir nafas hidupku

apakah salah?

Posted: 31 Maret 2011 in Tak Berkategori
Tag:

Tak ku eja jika ini salah..

mendapatimu pada bayang malam yang dingin….

di penghujung mimpi yang tak lekas usai…

rindu dendam mengurai air mata yang tak mampu menetes….

Tak ku baca jika ini salah…..

ataukah sepeninggal engkau aku tak tau arah…..

menyisiri bebatuan di ujung pantai selaksa tak berujung….

haruskah aku menahan perih  di ujung kaki hingga kudapati pagi kembali?…..

setelah engkau bisikkan pelan…sudahi……

Tak ku tulis jika ini salah….

antara rasa dan gelayut penggalan malam yang tiada ku mengerti ujung dan simpulnya…….

aku masih tak mampu mengartikan…jika ini salah……

karna kau masih tak mampu menghapus hadirmu di ujung malam malamku…….

entah sampai kapan……

ciweday akir maret 2011

Mengenalmu di ujung perjalanan,membuat bagian detik dan sisa waktu ini seakan berhenti.Setelah sekian waktu aku mengayuh cerita pada kesepian panjang yang teramat menyakitkan tanpa warna,kamu hadir!

 

Bercerita tentang hati yang aku sendiri tidak tau memulainya dari mana…kapan..di mana,…mengalir memberikan rasa menoreh jalan panjang dan menceritakan mimpi…yah mimpi…karna waktu itu aku tak mampu menyentuhmu……

Mengeja bayangmu adalah penantian panjang ketika hati kita sudah terlalu jauh meninggalkan kita…tanpa kita sadari…..karna waktu  telah di bawa hati kita lari jauh  bahkan selah tak mampu terpisah…pada awalya…..

Derian dan kenyataan dari mimpi meski aku sadari…meskipun ketakutan panjang telah menanti ketika aku hadir dan membisikkan pelan di telingamu  “….kaulah sempurnaku..”

ya…kaulah!..karna aku belum mampu melihatimu di dunia...Ku kumpulkan segenap kekuatanku untuk sekedar menyapa paras wajahmu….yang terus terbentuk di ujung bayangku……

Meski aku melihat mimpi ini lebih baik…..tapi tidak…aku harus nyatakan bayangmu dan membisikmu………

..”sudahlah say…kita pulang…” seperti kata kata mu di penggalan mimpi kita……!

Aku datang!……

Melihati Bayangmu sekelebat saja aku telah bangga!

karna telah aku nyatakan kepadamu bahwa kau sangat mengerti hatimu….bahwa hatimu telah pernah mengajakku pergi ….mengatakan sesuatu yang mesti kita dengar dengan menjemputmu!

Tak kurasakan sepengal malam telah kulewati  ketika menunggumu….tapi itu hanya bagian kecil dari waktu yang panjang yang telah kita torehkan……

Berdiri mematung di ujung malam ,diantara pulasnya kota yang sebentar lagi terbangun…hati kecilku menghiburku…bahwa engkau dan hatimu adalah SAMA!….dan pasti datang……

Berhenti aku menghela nafas..di ujung asap rokok yang ku hisap……bayangmu,hatimu,dan Engkau membuyarkan kedinginan di sepenggal panantian ini...”mas…kamu di mana?…”

Aku Tak mampu memaksa!.…adalah ujung di mana malam telah membawaku kembali mesti pulang…..

aku tak mampu berkata…tak lagi aku merasakan sesak di dada….apalagi air mata …..karna lebih dari itu…..!

Yah…..bayangmu tetap kumiliki…karna ia tak mampu membuat seribu alasan yang tak ku mengerti…..karna ia menerima apapun, apa adanya…sebuah konsukwensi yang logis atas apapun resiko yang di pilih!

Aku tak memaksa hati yang telah memiliki bayangmu untuk melepasnya….karna aku yakin…..aku tak sanggup

biarkan bayangmu kumiliki……karna hanya itulah yang kau beri…..karna itulah yang boleh kumiliki..!…ya..hanya itu….dan sepenggal mimpi yang terlewat….

 

KiaraCondong Bandung…maret 2011

jangan lagi kau sesali keputusanku
ku tak ingin kau semakin kan terluka
tak ingin ku paksakan cinta ini
meski tiada sanggup untuk kau terima

aku memang manusia paling berdosa
khianati rasa demi keinginan semu
lebih baik jangan mencintaiku aku dan semua hatiku
karena takkan pernah kau temui, cinta sejati
berakhirlah sudah semua kisah ini
dan jangan kau tangisi lagi
sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu
sejuta kata maaf terasa kan percuma
sebab rasa ku tlah mati untuk menyadarinya

semoga saja kan kau dapati
hati yg tulus mencintaimu
tapi bukan aku

 

Hanya itu….

Posted: 4 Februari 2011 in Tak Berkategori
Tag:,

butiran keringat masih jelas di pelupuk mata..

entah rindu ini menjadi air mata…

seandainya engkau tau….sahabat…

kata kecil yang pernah tertoreh…adalah butiran mikro di ujung matamu..

meski bagiku menjadi betapa sangat  besar kesalahanku….

Baca entri selengkapnya »

(takkan pernah terwujud karena kamu memang tidak bisa,..forget it)

adzan magrib menyandarkanku di  sudut lorong masjid..

tetesan keringat panjang tentang ribuan detik hari ini

kuselipkan diantara sandal santri yang berjejal rapi…

kusimpan rapi rindu dendam tentang dunia yang telah mengecilkanku di mata kalian….

ini kali ……

aku bersimbah kesyukuran atas kepalan kesedihan kesumat…….

kuartikan bukan  dendam

hanya senyuman kecilku mengulas doa….

adalah menjadikan kakiku semakin kuat…..

dan kali ini

…aku berkata kepada sandal yang tak lagi rapi …”terimakasih atas apa yang tak pernah kamu perhitungkan..

ketep,kopeng,salatiga,grobogan,semarang…..6-7 januari 2011

(takkan pernah terwujud karena kamu memang tidak bisa,..forget it…kata ini  mengingatkanku tentang doaku )

Purworejo,12 Desember 2010

Kepada Yth:

Surat untuk sahabat lamaku

GORO ADI P

 

piye mbong? kbare?…

tidak lebih dari itu yang aku harap…

puluhan taun mungkin telah hilang di ingatanmu

atau usang terlanjur lapuk di makan waktu…

astrea 800 plat jakarta ,lampu belakang di tutup jaring helm hitam adalah sesuatu yang tak lekang di masa itu…

sampai saat ini…begitu kokoh menyangga ingatanku….

werpak abu abu potongan…

ikut program percepatan PSG..

adalah bagian lipatan yang tak tersisa di fikiranku tentang kita….

ya tentang kita…

kamu,ali ,fatur..atau  tentang sangu banyu,….atau….kekasih masa lalumu

masih sepenggal aku ingat….

si satpam Sodikun….

dengan atribut khas di wajahnya menyapa kita tiap pagi di pintu gerbang membawa rapi harapan tentang ilmu dan masa depan…..

ya….aku masih di sini……

sekedar sesuatu yang tercecer tentang masa kita waktu itu…

dan itupun jika kawan masih mengingatnya..

 

 

Best Regard

Bambang

 

mencarimu disudut anganku…

menebarkan kata kata manisan hingga aku terlelap……

engkau masih mencari  jawaban…..

meski aku telah rapuh pada hentian permintaan…

mengambang…mencari jawaban……

kadang mengeliat pada butiran mimpi…

antara ya dan tidak……..

engkau masih mencari jawaban…

ketika langkahmu telah meninggalkan kata ya……